CIMAHI, Relasi News.Com- Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko menyoroti dinamika pembangunan Kota Cimahi yang semakin kompleks. Pernyataan itu disampaikan saat memimpin Sidang Paripurna HUT Kota Cimahi ke-25, Minggu 21 Juni 2026.
Memasuki usia perak, Wahyu menilai Cimahi menghadapi tantangan sekaligus peluang.
"Momentum HUT ini harus jadi penguat tekad kita bersama membangun kota yang maju, nyaman, berdaya saing, dan mensejahterakan warga," katanya.
Ketua DPRD menyoroti situasi ekonomi global yang sedang tidak menentu. Isu geopolitik, fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, hingga perlambatan ekonomi dunia dinilai memberi dampak langsung ke daerah.
"Kita menyaksikan sendiri sektor usaha saat ini menghadapi tekanan. Daya beli masyarakat perlu terus dikuatkan, sementara kebutuhan penciptaan lapangan kerja semakin mendesak," jelas Wahyu.
Sebagai bagian dari NKRI, Pemda Kota Cimahi dinilai memiliki tanggung jawab menyelaraskan kebijakan dengan prioritas nasional. Kebijakan daerah harus adaptif agar masyarakat tidak tertinggal dari guncangan global.
"Karena itu, peringatan HUT ke-25 tidak cukup hanya jadi ajang selebrasi. Wahyu menekankan momentum ini harus dipakai untuk memperkuat persatuan, menjaga stabilitas sosial, dan menumbuhkan optimisme kolektif," tambah Wahyu.
Perbedaan pandangan adalah bagian sehat dari demokrasi. Tapi semangat gotong royong dan kepentingan bersama harus jadi prioritas utama. Kritik yang konstruktif serta kolaborasi kuat akan mempercepat pemulihan ekonomi.
Di sisi lain, Wahyu juga mengapresiasi prestasi yang diraih Pemkot Cimahi. Salah satunya Opini WTP dari BPK yang diraih 13 kali berturut-turut sejak tahun anggaran 2012 sampai 2025.
"Dengan mengusung tema "Arunakarsha Perak Cimahi", Wahyu optimis kota ini siap melangkah ke depan. "Artinya di usia 25 tahun, Cimahi membawa harapan baru, semangat bangkit, dan tekad kuat untuk perubahan lebih baik. Cimahi siap menuju masa depan lebih maju dan masyarakat lebih sejahtera," pungkasnya. (**)
